Cinta itu buta? benarkah? Lalu bagaimana juga bila cinta kita direstui oleh tua? apakah kita harus melawannya? nekad kawin lari? atau kita mesti tetep taat pada orang tua, disaat kondisi kita seperti apa yang dilantunkan Nindy dalam lagunya -Cinta Cuma Satu- “hatiku cuma ada satu, sudah untuk mencintaimu?…. cintaku cuma sama kamu, sayangku cuma untuk kamu?” pada siapakah kita harus menyerahkan hati (yang cuma satu) ini?
Baca selengkapnya Cinta Tanpa Restu Orang Tua?
Maret 19, 2009 pukul 1:46 pm
jalani menurut kata hatimu.. gag sepenuhnya orang tua itu benar kan.. mereka juga manusia yang mempunyai ego.. yang penting Tuhan di atas sana merestui nya.. hehe..